Dan Semestapun Bertasbih

Seorang teman mendatangiku seminggu sebelum keberangkatanku ke tanah suci…

Mba Mei namanya…seorang dokter unik…he…he…bagaimana tidak unik…dia ini selalu memberi pasiennya obat herbal…bukan obat yang harus di beli di apotik…orangnya semangat…dan menurutku termasuk orang yang punya prinsip…

Dan seperti biasa…jika mereka yang belum datang ke tanah suci mereka rata-rata minta di doakan agar mereka juga bisa di sampaikan ke sana…dan bagi yang sudah pernah ke tanah suci…selain juga minta di panggil kembali…biasanya mereka juga akan mnceritakan pengalaman mereka…

“mba…coba deh nanti di perhatikan yah…kalo pas mba di mekah…jangan harap mba akan menjumpai suasana yang tenaang…justru sebaliknya mba…semua orang seolah sibuk dengan urusannya sendiri- sendiri…ada yang bicara..ngaji…suara thak-thuk pekerja yang sedang memukuli batu,sura gergaji mesin…sampai ke suara bom pemecah gunung batu…semua itu secara bersamaan sehingga seolah-olah berdengung….” tuturnya penuh semngat!

“tapi…mba…jangan larut dalam suasana itu yah…coba terus berzikir…berusahalah menyatukan hati dan fikiran…lantunkan kalimat LA…ILLA HA ILLALLOH….LA ILA HA ILLALLOH…LA ILA HA ILLAOH…Jika mba bisa menresapi kalimat itu…niscaya mba akan bisa merasakan sensasi yang luar biasa mba…suara yang semula berisik itu..akan menjelma menjadi suara yang alunanya terasa kompak…semuanya BERDENGUNG……seolah bersamaan dg ritme yang sama dengan kita melantunkan kalimat LA ILA HA ILLALLOH..bahkan dinding dan suara palu pun seolah kompak bertasbih memuji asmaNYA…..” tuturnya bergetar…

ku perhatikan matanya mulai memerah menahan tangis…
Subahalloh….kataku…Insya alloh mba mei…akan aku ingat-ingat pesan mba mei…dan doakan aku yah…semoga aku bisa mendapatkan pengalaman indah itu…

di awal kedatanganku ke mekah…aku masih belum mempraktekkan apa yang dianjurkan mba mei…karena kesibukan mempersiapkan ritual haji yang tinggal 5 hari lagi…

baru setelah proesi haji habis…ketika mulai ku bacakan doa doa untuk kerabat dan sahabat…Alloh membukakan ingatanku tentang pengalaman spiritual mba mei…

ku coba lantunkan kalimat toyyibah itu…perlahan-lahan…bahkan sampai ku pejamkan mataku dengan harapan untuk mendapatkan keselarasan antara hati dan fikiran…
dan ternyata tak ku jumpai jua pengalaman itu…

esok…kataku dalam hati…akan aku coba lagi..
dan esoknya kembali aku coba melantunkan kalimat yang sama dengan harapan yang sama…bahkan di tambah lagi dengan rasa penasaran…tapi…masya Alloh…tak kujumpai juga pengalaman itu…sampai akhirnya akupun tergugu di hadapan ka’bah…ya Robb…mungkinkah ini di sebabkan karena begitu banyak dosaku…hingga tak layak hamba mendapatkan pengalan spiritual seperti yang temanku rasakan…:(

‘jika itu karena dosaku ya Robb…hamba tak tahu lagi kemana hendak memohon ampunan selain kepadamu ya Robb…ampunillah semua dosaku…di masa lalu dan di masa yang akan datang…”

hingga di suatu hari…di saat aku mulai melupakan obsesiku…ku lantunkan dzikir pagi hari seperti biasa…subahalloh…subhanalloh…subhanalloh….

tiba-tiba…ku dengar sura yang aneh…seperti ada suara gemuruh angin……dari kejauhan…

sambil melantunkan pujian.. aku mulai memperhatikan…suara apaka itu… itu…sayup sayup aku rasakan..terkadang hilang…terkadang timbul….seperti suara dengungan angin…menggetarkan…masya Alloh….aku perhatikan sekelilingku…sambil terus bertasbih…subhanalloh…sunhanalloh….subhanalloh….ternyata …suara gemuruh berasal di sekitar ka’bah semua seolah mengucakapan kalimatyang sama… la…illa ha illoh…la…illa ha illalloh…syahdu sekali…khusyuk…hanya beberapa menit bisa ku rasakan…..tubuhku bergetar tak terkendali karena keharuan itu menyeruak tiba-tiba….

sayang…suara itu terkadang terdengar…terkadang tidak…

bahkan…keesokan harinya ku coba melakukan hal yang sama…tapi ternayat tak kujumpai lagi pengalan yang sama seperti hari sebelumnya….

meski tak kudengar lagi dengungan itu…tapi aku yakin bahwa semestapun bertasbih atas Kekuasaan Nya…sebagimana firman Alloh SWT dalam QS. al isra : 44

“Dan tak ada sesuatupun melainkan bertasbih dengan memuji Nya tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka”

yah…memang begitulah adanya yang terjadi di alam ini…baik yang kita ketahui maupun yang tidak kita ketahui kecuali ia pasti akan bertasbih memuji Tuhannya Yang Maha Tinggi

Oleh karena itu…kita sebagai mahkluk yang memegang amanah mengelola alam ini…bertasbihlah memuji asmanya di waktu pagi dan petang hari…agar kita selaras dengan alam ini…

wallohu ‘alam bi showab…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s