Bertemu dalam Do’a

Pagi ini…bersemangat aku mempersiapkannya….kupilh baju putih terbaik yang aku miliki…antrian panjang di kamar mandi tak menyurutkan langkahku untuk mandi agar segar badanku meski tak ber parfum…

semalam sudah ku pinta pada yang KUASA untuk melancarkan semua kegiatan hari ini…berharap semua yang aku panjatkan hari ini di ijabah olehnya….

hati ku persiapkan baik2…zikir dan kata kata yang baik yang aku ucapkan setiap saat…kumpulan doa2 matsur, asmaul khusna, dan segepok doa-doa titipan sanak kerabat aku persiapkan….

yah…untuk sebuah hari yang di sebut wukuf….

untuk sebuah hari inilah aku menahan rindu selama bertahun-tahun….

ba’da Zawal….langit di buka…Semoga semua doa kan diijabah olehnya…

jam 9 pagi kami tiba di Arafah……semua orang berbondong-bondong menuju ke temnpat ini…Subhanalloh..aku bayangkan tempat ini adalah miniatur padang masyar…hanya bedanya tempat ini tak seterik padang masyhar kelak…di mana matahari tinggal sejengkal…

Ilahanna ya Robbana…

semoga aku di padang masyhar kelak senyaman dan setentram aku di arafah kini….

pukul 10 pagi kami bersiap untuk muhasabah sebelum doa di lantunkan…

tiba-tiba datang seorang tamu..teman lama ustad rupannya…sekilas seprti orang dari bangsa CHINA

wajahnya bersih…kulitnya bersih…berjanggut meski sipit matanya…

kemudian ia di perkenankan untuk berkenalan dg kita….

namanya…tak kudengar dg jelas…ia berasal dari turkishtan…sebuah negara jajahan Unisovyet yang komunish…

khusus datang sebelum wukuf…untuk meminta doa kepada kami jamaah MAQDIS…agar mereka di berikan kekuatan untuk menegakkan Islam di negaranya…

Di usia 13 th ia sudah menjadi seorang hafidz Qur an 30 juz…yang ayat demi ayatnya ia hafalkan dg bimbingan ayahnya dari gua ke Gua…karena di kejar-kejar oleh Rezim Komunis…

Malu…rasanya…aku yang mengaku aktifis…di sebuah negara yang aman tentram dan sentosa…bukan 30 jus yang ku hafal tapi juz 30 yang selalu ku ulang-ulang agar tak tertukar-tukar ayat ayatnya….

kini ayahnya sedang sakit-sakitan akibat sering tertangkap dan dintimadasi oleh rezim…kembali…permohonan doa itu ia utarakan…agar kami menyebutnya dalam doa…

subhanalloh….bergetar hati ini….nama negaranya saja baru aku dengar hari ini…tapi ikatan cinta bernama ukhuwah ini begitu kuat…meski terpisah oleh jarak dan waktu…tapi…illahana…saksikanlah…betapa kami kini merasakan kepedihannya…betapa kami kini merasakan bahwa kami mencintainya karena mu ya Robb

hari ini engkau telah memberi kami sebuah pelajaran yang tak ternilai…arti sebuah doa dari seorang saudara yang tak terikat oleh darah dan perkawinan tapi sebuah doa yang di lantunkan dengan penuh cinta karena sebuah ikatan agung bernama ukhuwah….

“Allohumman Shur junduka wa aulia akal mujahidina fi turkishtan,fi filistin…fi kulli makan yudzkaru fii his mulloh…”.

ya Alloh bantulah para tentaramu dan para walimu yang tengah berjihad di turkistan,di palestina…dan di semua tempat yang di dalamnya di sebut nama Alloh………

tak terasa …bukan hanya air mata yang bercucuran….tapi jiwa dan jazad kamipun bergetar ketika melantunkan doa ini…..

Robbana Taqobal do’a….Aamiin….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s