Sedekah ..

Di Mekah…Ketika Musim Haji tiba…jagan heran kalo kita sedang jalan tiba-tiba ada yang ngasih Qurma atau buah2an…karena di sana banyak sekali orang-orang yang menyalurkan sedekahnya kepada kita para jamaah haji…katanya sih mereka menganggap kita ini termasuk fii sabilillah…jadi termasuk 8 asnaf yang di perbolehkan menerima zakat..(.apa benar ya…???)makanya sering kita lihat orang bagi-bagi…

yah…bagi-bagi…apa saja ada yang partai kecil…ada yang partai besar..terkadang mereka membagikannya dg menggunakan mobil bak terbuka atau bahkan menggunakan truk.

Yang mereka bagi bisa apa saja…

ada yang kurma…berbagai jenis Kurma…katanya sih…kumaha amalan…:)…kalo yang amalannya baik dapatnya baik…kalo yang jelek ya…terkadang…di gegel juga tuh kurma nggak ke gigit…

ada juga yang membagi buku-buku…air mineral..air zam-zam…..buah…Roti…dodol…bahkan tak jarang orang juga ada yang membagi-bagi duwit…dari yang 3 real sampai pernah ada teman yang dapat 30 real. ..

biasanya mereka memanggil-manggil kita “Hajjah…hajjah…indonesya…indonesya…halal…halal…”

awalnya aku tak begitu memperhatikan mereka…tapi…lama kelamaan aku perhatikan…kok yang di panggil-panggil…indonesia aja ya…

ternyata setelah beberapa hari aku amati..oh lala….

hampir di setiap pembagian gratis…yang antre kebanyakan adalah orang Indonesia…

hmmm…jadi ingat pembagian BLT (bantuan Langsung Tunai) di tanah air…

bedanya…kalo di tanah air itu yang antree benar-benar yang membutuhkan sehingga rela berdesak desakan bahkan menunggu seharian.

nah…di mekah…ini yang membuat saya tak habis fikir…kenapa mereka…saudara-saudara saya setanah air rela ya…berbaris…bahkan kadang berebut…demi mendapatkan sedekahnya orang mukimin(penduduk setempat…) yang terkadang jkumlahnya tak seberapa…

coba…pemandangan yang kadang membuat saya malu adalah…tatkala mereka antree uang 3 real…(1 real = 2500 rupiah)bukannya mereka yang berangkat haji adalah orang yang mampu????

he…he…jadi teringat pesan ustad saat manasik…bapak…ibu…nanti di mekah akan kita lihat berbagai tingkah laku orang…memang terkadang apa yang terjadi di sana ya…gambaran sifat kita saat di sini…ada orang yang di sini biasa jadi bos…ya di sana…suka seperti boss…mintanya di layani terus…yang harus kita ingat adalah…sikap taawun ya bu…(baca : sikap saling tolong) jangan maunya di tolong terus…tapi gak mau nolong…” maunya di kasih sedekah teruss…tapi gak pernah sedekah….

hmmm tidak semua bangsa kita seperti itu sih…

Dari pengamatan saya selama di sana…sebagian dari kita para jamaah haji dr indonesia..juga suka bersedekah satu realan kepada para offise boy (petugas kebersihan) terutama yang berasal dari tanah air alias para tkw dan tki yang bekerja di masjidil haram atau nabawi…yah…itung-itung nolong sodara sendirilah…

Tentang Sedeklah ini saya punya cerita unik ..

ada salah satu teman saya yang dgn ketus mengatakan ah…gak usahlah sedekah di sini…kan sodara-sodara kita di tanah air jauh lebih membutuhkan di banding mereka di sini…mendingan kalo mau sedekah di tanah air saja…

he…he…jadi kalo kita nih pada sibuk mempersiapkan uang satu realan dia mah tenang aja…cuek pisan lah pokoknya…

smapai-pada suatu saat dia di datangi oleh seseorang yang menurut pengamatanku berkebangsaan bangladesh…menceritakan kalo dia habis kecopetan…di lihatkannya tas yang sobek belas di copet…ujun-ujungnya dia minta sedekah 1 real…temanku cuek…saja…tapi sang peminta ini juga..keukeuh…di tungguinya temanku ini sampai ia mau mengeluarkan uang…karena jengah akhirnya dia rogoh juga sakunya…dia cari uang satu realan yang dia punya…cari-di cari tak ketemu juga…wah..kemana uang satu realan saya ya…perasaan tadi saya nyimpen uang di saku tidak semuanya sepuluh real ada bebrapa lembar satu real untuk beli makan siang…mana ya…katanya bingung…dia rogoh saku satunya sama juga tak di temuinya uang satu real..setiap tangan ke luar dari kantong yang dia pegang selalu sepuluh real…ku lihat kebimbangan di wajahnya…(he…he…jangankan untuk sedekah sepuluh real…untuk satu real saja dia juga suka bilang sayang…

tapi sepertinya…sudah terlanjur malu…karena sudah rogoh mertogoh saku buat sedekah masa nggak jadi…..dg wajah yang sangat heran dia kasih juga si Bangladesh tadi sepuluh real…

he…he…aku tersenyum…bu…banyak istigfar ya…ini namanya ibu di paksa untuk bersedekah 10 real sama Alloh….

“Astagfirulloh…katanya sambil berkaca-kaca..bener loh dek…ibu yakin sepertinya tadi ibu juga bawa uang satu realan eh…kok di cari nggak ada yah…malah sepuluh realan semua…..

Subhanalloh…maha besar Alloh dengan segala kekuasaannya…

matematika Alloh lebih jeli terhadap harta kita…

Cara Alloh menyapa kita…berbeda satu dengan yang lain…kadang ada yang halus…kadang ada yang memang harus dengan paksaan…tapi…sapaan Alloh itu adalah salah satu tanda cinta Nya Ia kepada kita hambanya…

“Allohumma ini Asaluka hubbaka, wa hubba man ahabbak, wa hubba kulli ala amalin yuqoribbu ila uhibbak”

“ya Alloh…hamba memohon agar dapat mencintaiMU, mencintai setiap orang yang mencintaiMU dan mencintai setiap perbuatan yang mendekatkan ku kepada Cinta kepada mu…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s