Selalu Ada Wanita di balik kesuksesan seorang lelaki

Namanya bapak Sirajuddin…

sepintas kalo di lihat dg kasat mata laki-laki ini biasa saja…sangat sederhana…apalagi kalo kita lihat bu siti istrinya…sangat-sangat bersahaja…yah…standart orang daerah lah….

kami berkenalan dengan bapak sirajuddin ini bada sholat jum at…

kjalo aku perhatikan logatnya seperti dari Indonesia bagian timur…

Dan ternyata dugaanku benar…

setelah berkenalan…tahulah aku kalo mereka berasal dari Nusa Tenggara Barat

sungguh…aku tak menduga kalo pasangan yang tampaknya sederhana dari luar ini adalah pasanagan yang sngat luar biasa sekali…sudah 32 th mereka menikah..sudah banyak asam garam kehidupan mereka jalani…

Kini mereka bersyukur karena bisa sampai ke tanah suci…

mereka berdua sendiri juga sampai saat ini terkadang masih tekagum kagum dg kekuasaan Alloh…sehingga mereka bisa berada di tanah suci…

profesi pak sirajuddin ini adalah seorang guru SD biasa di Nusa tenggara Barat…

Istrinya…hanya seorang guru ngaji di sebuah madrasah dekat rumahnya

Yah…bisa di fahami kenapa beliau juga masih suka terkagum-kagum dengan kekuasaan Alloh…

saya juga anak seorang guru SD…ngertilah berapa penghasilan guru SD jaman dulu (kalo jaman sekarang beda loh…karena sudah ada sertifikasi…jadi yah…peningkatannya cukup signifikant…:) betulkan para bu dan pak guru..?.)

Dulu…kata mereka…kehidupan mereka sangat prihatin….sekali…dengan 3 putra yang semuanya sekolah…cicilan motor…cicilan rumah…wah…pokoknya kalo matematika manusia mah gak cukup lah….

Ajaibnya…kata mereka mah…cukup aja…Alloh yang mencukupkan katanya…

hingga mereka bisa menyekolahkan anak-anak mereka di perguruan tinggi ternama di tanah Air loh…anak pertama mereka lulusan Universitas Teknologi Surabaya…yang kedua lulusan dari ITB bandung…dan yang terakhir kuliah di UGM.

nah…dari sinilah saya mulai merasa…pasti akan ada banyak ilmu yang saya dapatkan dari pasangan ini…

dengan antusias aku bertanya kepada mereka…”jadi bagaimana ceritanya nih bapak bisa sampai ke tanah suci…

Dia mulai tersenyum…

Saya ini seorang guru de…saya sangat menyukai pekerjaan saya…

apa lagi kalo bisa membantu anak-anak yang kesulitan membaca atau berhitung…subhanalloh…seperti mendapat kepuasan batin…

saya sering…mengutak-atik sendiri…bagai mana yah caranya supaya murid murid saya bisa dg mudah memahami pembagian…perkalian…dsb

sampai suatu saat saya mengikuti pertemuan pengayaan guru di kota saya..

waktu itu mentor saya bilang ke saya : (Pak…seandainya bapak punya uang seratus ribu…apa yang bapak lakukan…agar uang bapak berkembang dan bermanfaat bagi orang lain…?”

“waktu itu…” kata pak Sirajudin saya langsung menjawab di sedekahkan pak…

mentor saya tersenyum…kemudian dia berkata lagi…”betul pak..tepat sekali jawaban bapak…karena yang namanya sedekah itu poada hakjekatnya bukan mengurangi harta kita…tapi justru melipatgandakan harta kita…hanya pak…(katanya menambahkan)…seratus ribu untuk sedekah itu sudah biasa di lakukan oleh orang kebanyakan…

bapak ini kan guru…cobalah berfikir bersedekah dengan cara yang tidak biasa …bapak ini berbakat jadi penemu…bersedekahlah dengan ilmu dan harta yang bapak punya untuk kemajuan dunia pendidikan kita….”kalo kita hanya mengandalkan bantuan dari negara…wah…akan semakin lama bangsa kita ini tertinggal…”

nah…kata-kata inilah dek…yang saya ingat…terus…

hingga pada suatu saat saya mengikuti perlombaan inovasi guru se nusa tenggara barat…Alhamdulillah saya dapat nomer…

dari sana saya kembangkan terus penemuan saya itu,

saya ini dek..menemukan alat “BERMAIN SAMBIL BELAJAR”

Ooh…..Subhanalloh….kataku serempak dg suami…

kemudian ia melanjutkan penjelasannya dg lebih semangat…

kalo belajar sambil bermain itukan biasa…sudah ada sejak jaman dulu…nah kalo bermain sambil belajar ini lain…

anak benar-benar kita suruh bermain…dari bermain inilah mereka akan banyak belajar…dari belajar hitungan…pembagian…perkalian…dengan sangat mudah…

Alhamdulillah…alat ini sudah saya patenkan…

dari sinilah kemudian Alloh membukakan pintu rizki kami…saya mulai keliling Indonesia…di panggil dari seminar ke seminar…bahkan Metro TV pernah loh…memanggil kita 2 kali…

dari sinilah Alloh mencukupkan saya hingga saya bisa [pergi berhaji dg Istri…

Sanak kerabat Tak ada yang mengira…kami adalah keluarga sederhana…tapi…Allohlah yang mencukupkannya..

benar kata mentor saya..kalau kita bersedekah…itu bukan untuk mengurangi harta kita tapi untuk melipat gandakan harta kita…

kemudian pak Sirajuddin ini tertunduk sebentar…

“Saya..”katanya sambil menepuk pundak Istrinya…”Sangat berterimakasih sekali dengan Istri saya ini,

dia adalah wanita hebat…dalam susah dia tak pernah mengeluh..setiap hari dia selalu mendo akan saya dan anak-anak saya…

“subhanalloh…”kataku sambil mengelus tangan ibu yang selanjutnya aku mengenalnya sebagai bu Sitti.

“ibu…saya sama seperti ibu…saya seorang istri…dan saya juga seorang ibu dari 3 orang anak…bedanya jam terbang ibu lebih banyak nih..jadi wajar ya bu…kalo saya juga pingin berguru dengan ibu…apa sih bu…kiat atau amalan yang ibu lakukan..saya juga ingin punya anak-anak seperti anak-anak ibu yang sholeh2 sholeh dan pinter-pinter…(kaya wartawan aja nih jadinya…)

sedikit tersipu..wanita bersahaja ini pun mulai berbagi…ndak ada yang saya lakukan…saya cuma mendorong suami saya…seandainya menurut bapak baiik ya lakukan saja”

“Yah…saya sama seperti wanita-wanita yang lainnya mengerjakan tugas selayaknya sebagi seorang istri dan ibu…hanya…satu hal yang tak pernah saya tinggalkan…setiap hari saya selalu membaca Alfatiha di luar sholat…dalam keadaan apaun…ketika saya bahagia…ketika terkadang dada saya terasa sempit…bahkan ketika sakit pun yang saya baca selalu al fatiha…saya memang suka sekali dengan surat ini….dari semenjak gadis…

dulu ustad saya pernah mengajarkan…kalo Alfatiha itu memang bisa jadi obat…dan bisa juga jadi tempat curhat…banyak-banyak memohonlah kalo kita sedang baca Alfatiha…”Surat ini…semakin saya baca…semakin terasa keindahannya…”.terkadang…saya bisa membaca sehari lebih dari 40 kali dek..bahkan lebih…tidak saya patok jumlahnya…tapi kalo sudah baca tenang rasanya hati ini…mau bapak ke luar kota..anak-anak ujian…saya selalu baca surat ini…perasaan saya ketika membaca itu saya pasrahkan semuanya kepada Alloh…jadi Plong….

Subhanalloh…rupanya hikmah inilah yang Alloh berikan padaku di kesempatan siang itu…seoirang wanita hebat di balik kesuksesan 4 orang laki-laki (1 suami dan 3 orang anak lelakinya)

termenung aku mendengar penjelasannya…sederhana sekali pemahamannya…tapi dalem penerapannya…

jadi malu dengan diriku sendiri…aku juga ikut kajian Alfatiha…di masjid deket rumahku…6 bulan lamanya…khusus mentadaburi alfatiha.tapi sampai detik ini kecintaanku pada Alfatiha tak sedalam cintanya ibu Siti kepada Alfatiha….

Subhanalloh…terimakasih ya robb atas nikmat yang engkau anugrahkan kepada hamba hari ini…semoga hamba juga bisa meneladani dari prilaku-prilaku hambamu yang sholeh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s