Alloh pasti mendengarmu Anakku

satu hal yang aku paling tidak suka tat kala sakit adalah minum obat…
wuekk…dari semenjak kecil paling susah deh kalo di suruh minum obat…bahkan sampai usiaku menginjak 40 th ini akupun masih sangat susah untuk meminum obat..
aku harus menggunakan bantuan pisang untuk memudahkanku memasukkan sebutir tablet atau capsul ke dalam kerongkonganku..

nah..kebiasaanku ini berbeda seratus delapan puluh derajat dengan suamiku…suamiku hampir tidak punya kendala ketika harus minum obat…sedikit sedikit pusing…minum obat…sedikirt sedikit panas…ke dokter…dan ujung ujungnya dapat antibiotik deh…:(

dan semua anakku…rupanya meruni kebiasaan ibunya…susah minum obat…
sehingga tat kala ada salah satu dari anak anak kami yang sakit, sebetulnya hal tersulitnya adalah minum obat.sampai suatu ketika…peranku sebagai seorang ibu yang mempunyai multi fungsi un teruji di buatnya…

yah…peran multi funsi pasti dialami oleh seorang ibu,ya sebagai ibu, tukang pijet,guru less yang gratisan,penasihat spiritual,juru masak,tukang sapu,tukang cuci samapi dokter bagi keluarganya…

sebagai seorang dokter…tentu saja selalu menginginkan agar pasiennya cepat sembuh…
apa lagi ini dokter volunteer buat keluarga…pasti akan mencari obat yang aman, murah tanpa tendensi bisnis apapun.

yang ingin aku bagikan di sini adalah
pengalamanku untuk merangsang penyembuhan buah hatiku yang sakit,

suatu hari aku di undang om ku untuk menjadi panitia untuk sebuah perhelatan yang di buat untuk anak sulungnya…
jauh jauh hari kami persiapkan acara itu, dari baju seragam keluarga, cuti,sampai ke pengasuhan anak anak saat hari “H” di mana kami jadi among tamu.

Tapi…Manusia boleh berencana ,dan Allohlah yang menentukannya,
di hari “H” yang sudah kita rencanakan anak ke dua justru sakit…panas luar biasa..,
meninggalkan menjadi among tamu?jelas akan mengecewakan om dan tante…
untuk meminum obat obatan penurun panas yang cair…fwyuh…susahnya bukan main…semakin di coba sekain stress aku di buatnya…obat penurun panasnya berceceran di mana mana…plus muntahan anakku…karena mualnya…hyuh….aku jadi stress sendiri…apa lagi anakku…???wajahnya merah dan sembab karena panas dan menagis… Ini membuatku bimbang..
ku tatap mata suamiku…mohon ijin untuk tidak ikut dalam acara…tapi sepertinya beliau masih berharap anakku akan sembuh…dan kamipun bisa mejalankan tugas kami…
seorang sodara menyarankan meminumkan sebuah obat hisap rasa jeruk…

maka secepat kilat suamiku berangkat ke apotik untuk membeli obat itu…
alhamdulillah…anaknya mau…maklum…obatnya mirip dg premen…
tak berapa lama…keringatnyapun mulai keluar…suhu tubuhnya berangsur angsur turun…

tapi ini tak berlangsung lama…kembali suhu tubuhnya meningkat…
menyarakan untuk meminum obat hisap itu kembali jelas bukan sebuah tindakan yang bijak,
karena obat penurun panas itu tidak menyebuhkan penyakitnya…ia hanya bekerja untuk menurunkan panas saja…

panik?
tentu saja panik…
apa lagi kita para ibu…jika anak anak kita ada yang sakit…maka keinginan kita sebenarnya adalah menggantikan posisinya…

Semakin lama suhu tubuhnya semakin meningkat…matanya malah sekarang terpejam…tanda bahwa kepalanya pasti terasa sangat pusing dan berat…meski panik, tapi sebagi seorang dokter bagi anak anaku aku tak boleh terlihat panik di hadapan pasien kecilku…
ku pijat kepalanya…ku lumuri telapak kakinya dengan minyak kayu putih, dan ku bacakan doa untuknya agar ia di beri kesembuhan…

teringat sebuah artikel tentang efek palcebo, bahwa penyebuhan semua penyakit sebetulnya bisa berasal dari sebuah keyakinan bahwa kita bisa sembuh…

maka…Bismillah,
sambil memijat…
aku mulai melaksanakan aksiku untuk memberikan sugesti kepadanya,sambil memijit telapak kakinya aku lancarkan aksiku…dengan memancing sebuah pertanyaan…

“mba…katanya habis acara nikahannya om Yudha mba pingin jalan jalan ke taman safari…masih pingin jalan jalan ke taman safari nggak?”
tanyaku pelan…

anggukan pelan ku lihat sebagai jawaban logis atas pertanyaanku…
‘EHM.. kalo mba masih mau jalan jalan ke taman safari …mba harus sembuh…,karena kalo mba masih panas, ummi dan abi nggak mungkin ngajak mba jalan jalan ke taman safari,…kita langsung pulang aja ke bandung ya…”kataku pelan…takut reaksinya akan menangis…

ternyata reaksinya positif…ia tak menangis…tapi justru menatap penuh harap kepadaku,
tak kusia siakan kesempatan ini,
ku beri dia sebuah sugesti positif , bahwa Allohlah yang maha menyembuhkan, tidak ada yang tidak mungkin bagi Alloh, penyakit itu datangnya dari Alloh, maka yang bisa menyembuhkan juga Alloh…

ku katakan padanya : “mba berdoa saja sama Alloh ya.., semoga Alloh mengabulkannya”
berdoa ya mba? tanyaku…
dengan pelan ia mengangguk,
lalu ku tuntun dia berdoa , dan dengan suara kecilnya dia berdoa “Ya Alloh…engkau yang memberiku penyakit…maka sembuhkan aku lah ya Alloh”

kemudian aku bertanya kepadanya…”kenapa mba pingin sembuh?”
“kan aku pingin ke taman safari”katanya…

tersenyum aku kepadanya..sekarang mba bilang sama Alloh…kenapa mba pingin sembuh…
kembali ia pejamkan matanya…sambil tiduran, ia tengadahkan tangannya…dan berdoa, “ya Alloh…sembuhkan aku ya Alloh…aku pingin ke taman safari…aku pingin lihat hari mau, gajah dan semua hewan ciptaanmu yang ada di sana ya Alloh”
kemudian di bukalah matanya ia melihatku seolah olah ingin meminta persetujuanku…benar begini doanya mi?
maka kuanggukan kepalaku…
subhanalloh…. terharu aku di buatnya,
kabulkan doa tulus anaku ini ya Robb…

sambil terus ku pijit…pijit kepalanya…ku bacakan doa untuknya…hingga,
tiba tiba di singkirkannya tanganku dari kepalanya..
kulihat saat itu tangannya mengepal,matanya terpejam dan tiba tiba anakku berteriak…”aku harus sembuh…aku harus sembuh…aku harus sembuh….!!!!!”

subhanalloh,
demi melihatnya bersemangat untuk sembuh…kembali kuusap air mataku ,ku lihat matanyapun berkaca kaca…penuh harap bahwa Alloh akan mendengar doanya…

dan subhanalloh…dalam hitungan menit..kulihat butir butir keringat mulai bermunculan di keningnya…ku raba sekujur tubuhnya…subhanalloh…semakin lama semakin berangsur turun…”ALLOHU AKBAR!!!

bener.!!!.panas anakku bener bener turun….

“MBa….”kataku padanya
“Alhamdulillah..ternyata Alloh mendengar doa mba…lihat…sekarang badan mba najwa sudah mulai turun…mba najwa insya Alloh sembuh, Alloh ternyata mendengar doa mba najwa ya…?” tanyaku sambil tetap meraba sekujur tubuhnya ..memastikan semua anggota badan turun suhunya…

dengan pelan ia anggukan kepalanya,senyum tipis terlihat di wajahnya, mata yang beberapa menit yang lalu terlihat redup sekrang mulai terlihat binarnya…

kembali ku bimbing ia untuk mengucapkan rasa syukurnya,
coba mba najwa bilang “Alhamdulillah ya Alloh…engkau telah mengabulkan doa hamba…”

dan kembali dengan suara kecilnya…ia pun berdoa …mengucapkan rasa syukurnya…

Ya Robb, terimakasih karena engkau telah mendengarkan doa kami…

dan sesudahnya,ku lihat saat itu anakku bisa beraktifitas normal seperti tak terjadi sesuatu apapun sebelumnya…
semua orang yang semula khawatirpun di buat heran olehnya,

pelajaran berharga kami dapatkan,sebuah keyakinan yang luar biasa…
sulit untuk di tiru terutama oleh kita orang dewasa…yang terkadang keyakinan bahwa Alloh yang menyembuhkan sudah tergantikan oleh dokter dan obat obatan…
dan keyakinan itu adanya di HATI.hanya kita dan Alloh saja yang tahu…

semoga bermanfaat.

wallohu ‘alam bi showab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s