Kisah uang 8 dirham milik Rosululloh

Hmm..saat ini uang 8 dirham,sangat mudah di habiskandalam waktu yang singkat,bagaimana tidak, satu dirham kurs tahun 2012 sekarang ini berkisar Rp 49.500,-.Uang  delapan dirham dalam rupiah  kurang lebih sekitar 400 ribu. bagi ibu ibu di perkotaan maka uang 400 rb itu mungkin hanya sekali di habiskan dengan memasuki ke toko swalayan yang sangat mudah dan dekat dengan tempat tinggal kita.

dan mungkin kita akan berfikir berkali kali akan menyedekahkan uang sebanyak 400 rb itu jika kita juga mempunya kepentingan dengan uang 400 ribu itu.dan inilah kisah tentang kehidupan Rosululloh SAW, ketika ada uang 8 dirham di tangannya,

Waktu sedang musim panas, beliau mempunyai uang 8 dirham yang rencananya akan beliau belanjakan untuk membeli gamis dari kain wool sebagai pengganti bajunya yang sudah usang. singakat cerita sampailah beliau di pasar.

Ketika sedang berjalan di dalam pasar,dilihatnya ada seorang jariah (budak wanita yang masih kecil) di tepi jalan sedang menangis tersedu. Beliau hampiri anak itu, seraya menegur dengan kasih sayang :

“Kenapa engkau menangis nak ?”tanya Rosululloh dengan lembut,

“Aku disuruh majikanku kepasar untuk belanja makanan, aku dibekali uang 2 dirham namun uang itu hilang” jawabnya sambil terus menangis.

“Sudah jangan menagis lagi, ini uang 2 dirham, ambilah sebagai pengganti uangmu yang hilang, pergilah belanja”

“Terima kasih” kata budak wanita itu dengan gembira, seraya pergi meninggalkan Rasulullah.

Karena uangnya tinggal 6 dirham, maka Rosulullohpun mengubah rencananya, beliau tidak jadi membeli gamis dengan kain wool, melainkan akan membeli gamis dengan kain katun . Kemudian beliau meneruskan perjalanan ke pasar dan membeli qamis katun yang ternyata harganya hanya  4 dirham,dan pulanglah beliau dengan membawa gamis dan sisa uang sebesar 2 dirham.

Ternyata ditengah perjalanan pulang, Rasulullah mendengar seorang tua berseru ditepi jalan :
“Siapakah yang akan memberiku pakaian, semoga ia akan diberi Allah pakaian yang indah di sorga”teriak pengemis itu.
dan Rosulullohpun mendekati orang tua itu,ternyatabeliau melihat bahwa pakaian yang dikenakan pengemis tua itu memang sudah tidak layak lagi untuk dipakai. Maka beliaupun  memberikan qamis yang baru dibelinya itu.”kenakanlah pakaian ini” kata beliau,
Selanjutnya Beliau kembali pergi ke pasar membeli pakaian  dengan siasa uang yang masih ada di tangannya,dan kini uang 8 dirhamnya telah habis dari tangannya.
Ditengah perjalanan pulang, beliau bertemu dengan budak perempuan yang sdh di tolongnya pagi hari tadi ,budak tersebut terlihat sedang menagis lagi, sehingga beliaupun bertanya kembali,
“Apalagi yang engkau tangisi” kata Rasulullah
“Uangmu yang hilang telah kuganti, dan engkau sudah belanja” kata Rosululloh penuh tanya.
 “Aku terlalu lama pergi sehingga aku takut pulang, karena majikanku pasti memarahiku”jawab budak wanita tadi.
, “Oh, engkau jangan kuatir, pulanglah, aku akan mengantarmu sampai kerumah dan bertemu majikanmu” kata Rasulullah.
dan seketika menjadi cerahlah budak wanita tadi mendengar oenjelasan yang menyejukkan dari Rosululloh, fikirnya majikannya pasti tidak akan marah jika ia diantarkanoleh Rosululloh.  maka berjalanlah ia  menuju rumah majikannya, sementara Rasulullah mengikutinya dari belakang.
Setelah sampai, Rasulullah melihat kesekelilingnya sepi dan sunyi, maka beliau dengan suara yang keras berseru menyampaikan salam “Assalamu’alaikum warahmatullah”. Tetapi tidak ada jawaban, diulanginya sampai tiga kali, baru ada jawaban dari dalam “Wa alaikumssalam warahmatullahi wa barakatuh”. Apakah kalian tidak mendengar salamku ” kata Rasulullah maka penghuni rumah menjawab “Kami mendengar ya Rasulullah, namun sengaja kami belum menjawabnya, sampai engkau mengulanginya 3 kali, agar doa yang engkau ucapkan kepada kami lebih banyak keberkatannya”, “Baiklah kalau begitu, dan ini aku mengantarkan budak kalian pulang, ia tadi kehilangan uang belanjanya 2 dirham, dan aku telah menggantinya. dan aku harap agar kalian tidak memarahinya karena terlambat pulang” demikian Rasulullah menjelaskan.
“Ya Rasulullah” kata wanita pemilik budak itu, “karena engkau telah menolongnya dan telah melindunginya, maka budak ini sejak saat ini kami merdekakan, semoga senantiasa dalam lindungan Allah, berkat kasih sayangmu”
Tidak dapat dibayangkan betapa gembira dan terharunya hati Rasulullah setelah mendengar pernyataan itu, demikian pula sibudak itu.
Beliau sambil pulang menuju rumah, berseloroh dalam hatinya “Alangkah penuh berkahnya uang 8 dirham ini. Yang kehilangan uang dapat diganti, yang tak berpakaian dapat pakaian, yang ketakutan dapat tertolong, dan seorang budak dapat dimerdekakan, dan aku sendiri dapat membeli qamis”
Apa yang dikerjakan Rasulullah saw, ini patut menjadi cermin bagi kehidupan muslim dalam keseharian kita, Rizki Alloh bila di tangan orang yang beriman pasti akan lebih barokah,kita berdoa kepada Alloh, semoga Rizki yang ia limpahkan kepada kita menjadi rizky yang barokah buat kita dan orang orang yang berada di sekeliling kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s