“Gelombang Hallyu pun masuk ke Rumah kami”

Suatu pagi, aku terkaget kaget dengan tingkah putri putrikecil kami najwa (6 th), dia rupanya sedang menjadi instruktur, murid setianya adalah adik kecilnya tsaqilla ( 3 th),  kalo aku dengarkan sepertinya dia menyanyi  dengan bahasa yang dia karang karang sendiri, aku sih sebenarnya tahu, sepertinya dia ingin bernyanyi dg bahasa korea, hi…hi…kulihat tangan kanannya di julurkan  ke depan, dan tangan kirinya di putar putar di atas kepala,  kakinya  sebelah dilipat  membentuk  siku, dan melompat lompat sesuai ketukan irama lagu yang di nyanyikannya…

sambil tertawa aku bertanya ” lagu apa itu mba?”.Dan dengan polosnya dia menjawab, ini lagu korea umi..jogetnya namanya gangname style”

ups..!! canggih banget jawabannya ..anak 6 tahun loh!!.

“kok mba Najwa tahu gang name style dari mana?”tanyaku sambil terus tersenyum, hah…berusaha menjaga perasaanya supaya si princiss ini mau cerita lebih banyak lagi.  “ummi aja yang nggak tahu, semua orang tahu mi..temen temen aku juga suka pada joget gangname, artis artis juga..wah,..pokoknya banyaaaaak…sekali yang suka” jelasnya dengan antusias.tak lama kemudian kakaknya ilham juga mulai menjelaskan…”ummi tahu nggak ternyata ya mi, tarian gang name style itu bisa menyehatkan penderita jantung loh..”.wah…heboh lah pokoknya sore itu.

he..he…bener bener ya..gelombang hallyu ( Korean wave)pun menyerang anakku, sepertinya memang tak ada yang luput , bahkan sekjen PBB Ban Ki Moon pun merasa perlu yah menari gangname style, sebagai seorang ibu yang berkewajiban mendidik putra putriku, tak bisa dong aku bersikap reaktif, seperti biasa, aku coba membekali diriku dulu dengan pengetahuan untuk bisa menyelami jiwa mereka.

kali ini bekalku adalah tentang Bagai mana sebetulnya Islam memandang  tentang gaya hidup  atau life style.

Suatu ketika seorang sahabat Rosululloh bernama “Adi bin Hatim” datang kepada Rosululloh saw, di dadanya terlihat sebuah kalung bertanda salib, oleh Rosululloh SAW sang sahabat di suruh untuk melepaskan kalung tersebut, karena itu berkenanan dengan gaya hidup muslim yang harus berbeda dengan gaya hidup umat agama lain, kita di larang untuk “tasyabuh” ikut ikut gaya hidup umat agama lain.  Dan adi bin hatim pun menurut dengan melepaskan kalung tersebut.

Gaya hidup kaum mukmin. yang di wakili oleh para sahabat, adalah sebuah gaya hidup yang unik, mereka saling mengasihi satu dengan yang lain, mereka memperhatikan dunia tetapi mereka juga tetap mementingkan akhirat, sehingga munculah orang orang seperti abdurahman bin auf, orang yang  perdagangannya selalu di berkahi sehingga menjadi konglomerat, tetapi ketika di sodorkan makanan kesukaanya ia menagis sambil berkata “bagaimana mungkin aku bisa menelan makanan ini, aku teringat sahabatku musab bin umair yang telah wafat mendahuluiku, ketia musab wafat, ia tak mempunyai kain kafan, hingga ketika kainnya di tarik keatas maka kakinya akan terlihat, ketika di tarik kebawah maka kepalanyalah yang terlihat ,hingga Rosululloh menyuruh para sahabat untuk mengambil jerami untuk menutup bagian kaki bawahnya.  lihatlah Usman bin affan, sang konglomerat yang selalu menyokong perjuangan Rosululloh saw,dengan hartanya, kemewahan tidak membutakan hatinya, di setiap jumat ia selalu dalam kondidi khatam al quran”

Alloh menyuruh kita untuk selalu beribadah kepadanya tetapi sekaligus menyuruh kita untuk Fantasirru fiill ard, bertebaran di muka bumi untuk mencari RizkiNya.

jadi bagaimana dengan gelombang Hellyu?he..he..well..saya hanya bisa menjawab spt sabda Rosululloh saw, “antu a’lamu bi duniakum” anda lebih  mengerti tentang urusan anda, karena saya justru tertarik kepada kenapa korea bisa membuat style yang bisa menjadi sebuah gelombang yang mendunia, kenapa saat ini kebudayaan islam belum menjadi tren senter kebudayaan dunia?bukankah islam itu Rahmatal lil alamin?

ehmm…kayaknya harus mulai dari sini nih kalo mau membahas,

Pada tahun 1970an,

Presiden Korea Selatan Park Chung Hee berkunjung ke Indonesia, tepatnya ke serambi Mekkah, atau Aceh. Pada waktu itu ada kunjungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan. Pada suatu hari yang tidak sibuk, pak presiden Korea Selatan ini berkunjung ke salah satu masjid yang ada di Aceh, yaitu masjid Baitturahman. Pada saat itu juga beliau merasa tertarik pada satu ayat Alquran yang dipajang di salah satu dinding masjid. Beliau bertanya kepada salah satu pengurus masjid, “Artinya apa ?”, “Innallaah laa yughoyyiru maa biqoumin, hatta yughoyyiru maa bi anfusihim” yang artinya Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa yang ada pada diri mereka (QS 13 : 11).

Sang presiden terkejut dan merasa kagum dengan ayat tersebut, walaupun presiden bukan seorang yang muslim tapi beliau sangat terkagum-kagum mendengar satu potong ayat tersebut. Lalu sang presiden bertanya lagi pada pengurus masjid, “Bolehkah saya bawa ke negara saya ?”, pengurus masjid berkata, “tentu saja boleh”.

Jadilah ayat tersebut dibawa ke Korea Selatan dan dijadikan slogan resmi negara ini. “Tuhan tidak mengubah keadaan Korea Selatan, sampai rakyat Korea Selatan yang mengubah keadaannya sendiri”. Padahal hanya satu ayat, tapi luar biasa mampu merubah satu bangsa Korea Selatan sampai sekarang.

ha…ha…kelihatannya lucu yah..tapi ini kenyataannya…mereka maju karena justru menerapkan nilai nilai al quran dalam kehidupan mereka, meskipun mereka berasal dari umat yang lain, sementara kita umat islam?wah…kita justru kebalikannya, kita umat islam semakin terpuruk dari peradaban karena kita justru menjauh dari al quran.

dan ketika kisah ini aku ceritakan kepada anakku …hi…hi…mereka terkikik karena senang, merasa bangga dengan keislaman mereka,kebanggaan sebagai seorang muslim dengan segudang kelebihannya harus mereka miliki.yah…aku orang tua cuma bisa berusaha dan mengarahkan.kelak jika Alloh menanyakan tentang : “gang name style” maka aku akan bisa menjawabnya🙂.

wallahu alam bi showab🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s