Expresikan Cinta Anda :) (khusus pasutri ya..)

Meskipun dari hasil beberapa survey dinyatakan bahwa jumlah pria yang romantis jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah wanita yang romantis, tetapi di dalam kenyataannya, banyak para wanita yang mengeluhkan pasangannya tidak romantis dan jarang mengekspresikan cintanya?

benarkah demikian?

coba kita deteksi diri kita masing masing yah..kalo kita berbicara romantis apa yang tersirat dalam benak kita yah?he…he…pasti sebagian besar bagi kita  akan menjawab, bahwa romantis itu terkait dengan kata kata sanjungan, Hadiah bunga, berlian ,  candle light dinner atau mungkin ada juga kali yah yang ketika di sebutkan romantis yang terlintas dalam pikirannya adalah Romantisme seperti Romeo dan julliet🙂.

kalau itu yang ada di benak anda..he…he…selamat…anda telah berhasil dididik oleh  media media, yang selalu mensimbolisasikan romantisme dengan bunga mawar, puisi dan lagu, cincin berlian, dan kata-kata indah belaka,  inilah yang membuat kita menjadi semakin jauh dari kehidupan romansa yang sehat dan berkualitas.

apa sih Romantis itu?

akhir akhir ini banyak sekali plesetan plesetan komedi yang mengajarkan kita untuk merangkai kata kata yang kesannya gombal, makanya pemenang dari tayangan tersebut juga gelarnya SI RAJA GOMAL, apakah seperti itu di sebut romantis?konon katanya  ide awal dari tayangan ini adalah unutuk mengajarkan para pria untuk lebih mudah mengekspresikan perasaan mereka dengan bahsa bahasa yang di buat buat (gombal) karena para wanita suka di gombalin

kalo kita lihat, Romantisme itu sendiri adalah cara atau kiat-kiat seseorang untuk mengekspresikan perasaan tertarik dan kekaguman (cinta) pada lawan jenis yang diminatinya. Orang-orang Eropa abad pertengahan adalah pionir romantisme.. di jaman dahulu, mereka menunjukkan ketertarikan dengan bunga, puisi, kata-kata manis, bahkan pengorbanan nyawa.

Hingga akhirnya, cara ini telah menjadi tren dan budaya di sleuruh dunia untuk mengungkapkan cinta.. sampai sekarang!

Namun modernisasi telah mengubah wajah romantisme secara drastis, sobat. Ketika aksi-aksi romantis tadi jadi mudah didapat dengan ‘harga’ yang murah dan tidak lagi berseni, maka romantisme kuno dituntut untuk menyesuaikan diri dengan budaya modern.

Hal tersebut menyebabkan romantisme terbagi menjadi dua kubu yang bertentangan, yaitu: (1) aksi romantis modern yang telah berhasil beradaptasi dengan zaman, dan tetap menyandang nama ‘ROMANTIS’. Dan (2) aksi romantisme kuno, yang masih mengandalkan cara-cara yang cenderung berhasil di zaman dahulu, dan akhirnya berakhir dengan nama ‘GOMBAL’ atau ‘SOK ROMANTIS’. ini yang justru lagi trend sekarang ya..ingat petikan komedi…ada seorang  suami yang pura pura bertanya kepada istrinya ” ummi, orang tua ummi dulu penari yah?” kemudian dengan nada keheranan sang istri menjawab “kok tahu abi” kata istrinya keheranan. melihat sang istri keheranan semakin semangatlah sang suami, “tahu dong mi, habis…di hati abi ada ummi yang menari nari di sini” ha…ha…lebay yah…tapi asli…istri mana yang nggak suka kalo pagi pagi suaminya sudah berkelakar seperti itu.

jadi kita termasuk yang mana?ha…ha…ya betul yang berbahaya adalah kalo diri kita tidak termasuk aliran apapun…sehingga kehidupan kita juga monoton …tanpa ada debar debar cintanya…wah…hati hati ya…

Benarkah para Suami Lebih Sulit Mengekspresikan Cinta?

ini foto dan ulasan tentang perlunya para suami untuk berlatih mengekspresikan rasa cintanya, yang saya ambil lagi lagi  di blognya ustad cahyadi takariawan, ulasannya sederhana tapi dalem,

ilustrasi - http://garukgarukkepala.blogspot.com

Konon, laki-laki cenderung lebih santai dalam memahami bukti cinta, sedangkan perempuan cenderung lebih serius. Sifat santai ini tak jarang membuat perempuan berpikir bahwa suaminya tidak menyukainya. Suami merasa sudah menyatakan cinta dengan caranya, sedangkan isteri tidak bisa menangkap maksud suami, karena isteri memiliki standar tersendiri dalam ungkapan cinta. Kebanyakan isteri menghendaki ungkapan verbal, seperti kata-kata cinta, pujian, dan ungkapan romantis lain yang menunjukkan kesungguhan cinta suami kepadanya.

Secara umum perempuan memang cenderung lebih suka ungkapan verbal, sehingga pernyataan dari suami sangat penting baginya. Ungkapan sayang, pernyataan terimakasih, maaf dan sebagainya, merupakan “hadiah” yang sangat menyenangkan hati isteri. Sementara rata-rata suami menganggap ungkapan seperti sebagai basa-basi yang tidak diperlukan oleh orang “dewasa”. Kata-kata cinta itu dianggap hanya urusan anak-anak muda yang sedang jatuh cinta dan digunakan untuk merayu.

Masak iya kita berumah tangga sudah sepuluh tahun, saya masih harus merayu isteri lagi?” ungkap salah seorang suami dengan heran.

Sering kali perempuan bertanya-tanya tentang perasaan cinta suaminya karena tidak pernah diekspresikan dengan ungkapan verbal. Padahal, kebanyakan suami memiliki cara sendiri untuk mengekspresikan cinta. Kalaupun tidak pernah menyatakan dengan verbal kata-kata “I love you” dan yang semacam itu, hal ini tidak berarti bahwa suami tidak mencintai isteri. Hanya saja, ada ego yang kuat sehingga kebanyak suami malu dan enggan untuk mengungkapkan perasaannya.

Penelitian menunjukkan adanya alur yang rumit antara laki-laki dan perempuan dalam masalah komunikasi. Laki-laki lebih sering bertindak meskipun dalam kondisi emosi tinggi, namun hal ini bisa berujung pada kekerasan. Laki-laki hanya mengetahui satu cara untuk mengatasinya. Mereka akan berhenti bicara ketika pasangannya mulai berbicara.

“Laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan, mulai dari tubuh, otak, sampai hormon testosteron dan estrogen. Hal ini membuat adanya perbedaan sikap dan perilaku antara laki-laki dan perempuan,” ungkap Dr. Ruben Gur, dari University of Pennsylvania.

Sifat laki-laki seperti ini juga berguna sebagai mekanisme pertahanan dirinya dalam pekerjaan. Sifat bawaan ini juga menyebabkan emosi perempuan lebih cepat teredam dibanding dengan laki-laki. Meski laki-laki kurang sensitif terhadap lingkungan sekitar, namun lebih reaktif terhadap tingkat emosi perempuan.

Selain dalam hubungan dengan isteri, perbedaan sifat dan emosional antara laki-laki dan perempuan juga terjadi dalam hubungan ayah dan anak perempuannya. Banyak anak perempuan mengaku harus bekerja keras untuk bisa menciptakan interaksi emosional dengan ayah mereka. Sayang, tak semua berhasil membangun interaksi tersebut. Namun, ketika hubungan ayah dan anak perempuan dengan bermacam interaksinya ini diuraikan, jelas terlihat bahwa sang ayah sangat peduli pada putrinya. Hanya saja, hal itu tak ditampilkan langsung dalam ungkapan cinta secara verbal.

Bukannya tidak mungkin laki-laki mengekspresikan perasaan cinta terhadap pasangannya, namun memerlukan pembiasaan untuk mewujudkannya. Jika membiasakan diri untuk menyatakan cinta dengan ungkapan verbal, para suamipun akan terbiasa dengan kata-kata cinta. Hal itu akan lebih sesuai harapan isteri dan menenteramkan hatinya. Isteri akan lebih yakin dan mantap bahwa dirinya dicintai suami.

Kesimpulan yang saya ambil dari ulasa tsb adalah bahwa Romantisme tetep di perlukan yah, meski kita sudah puluhan tahun menikah,meski anak anak yang lahir dari rahim kita sudah lebih dari lima, para pasutri  tetap yah harus berlatih untuk bisa bersikap romantis, meski tidak harus seperti raja gombal.

berikut beberapa ide untuk mengeskpresikan cinta anda  kepada pasangan yang dengannya anda telah mengikat janji setia yg di saksikan para malaikat,

Menulis Surat Cinta
Jauh hari sebelum orang mengenal YM, Sosial network dan SMS, pacaran pada masa lalu dilakukan dengan cara saling berkirim surat. Meski terkesan sangat klasik, namun cara ini masih sangat efektif dan romantis untuk mengekspresikan cinta.
bagi anda yang belum terbiasa mengungkapkan kata cinta dengan verbal, Bahasa tulisan akan terangkai lebih indah di banding bahasa kata kata, karena anda akn menyeleksi kata kata yang tepat untuk mengekspresikan erasaan anda.
Bergandengan Tangan
Ketika seorang pria menggandeng tangan wanita, atau sebaliknya seorang wanita memegang tangan seorang laki-laki saat mereka berjalan, maka pesan klasik cinta sedang dikirim seseorang kepada pasangannya. Dan sepanjang waktu berjalan, berpegangan tangan diakui merupakan ekspresi atau ungkapan perasaan cinta pada pasangan.
Untuk itu, tidak ada salahnya ketika Anda berjalan berdampingan, peganglah tangan pasangan Anda dan nikmati perasaan hangat yang mengalir antara Anda dan pasangan.
bagi para istri anda di perbolehkan bergelayut pada tangan suami anda, karena kesanya anda tak mau kehilangan barang seditkpun dengannya,
bagi seorang wanita yang harus dihindari  adalah memegang bagian pundak suami anda yah…kesan yang di tangkap justru andalah yang menguasai pasangan anda loh…
Memberikan Kejutan
Menurut Gregory J.P Godek, dalam bukunya “1001 To Be Romantic”, cara klasik untuk menjadi romantis diantaranya adalah memberikan kejutan kepada orang yang Anda cinta dengan hal-hal tak terduga, seperti hadiah kecil. Pikirkan tentang apa yang membuat orang yang Anda cintai akan merasa bahagia lalu bungkuskanlah hal itu sebagai hadiah. Jika orang khusus mencintai cokelat, bungkus cokelat sebagai hadiah.
Birth Day/Universarry Day
Memang tidak semua orang sependapat dengan perayaan Ulang Tahun, namun merencanakan setidaknya satu hari bernuansa cinta di hari ulang tahunnya, atau di hari jadi taat kala kita menjadi sah adalah sesuatu yang indah, yah…karena setiap manusia sesungguhnya membutuhkan moment untuk mengungkapkan rasa cintanya.
Kenangan Special dari Anda Untuk Dia

Jika Anda ingin mengekspresikan cinta secara klasik namun romantis, Anda tidak harus  memberinya liontin emas dengan gambar diri Anda atau kalian berdua di dalam liontin tersebut.

Hal yang paling klasik yang sejak dahulu hingga kini tetap di lakukan adalah : katakan bahwa anda mencintainya.dan katakan terimakasih atas kebahagiaan yang telah ia berikan selama ini.

selamat mencoba, semoga kita menjadi pasangan ang serasi tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat. AAmiin.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s