Para Suami, Tersenyumlah, Niscaya Istri Anda akan Bahagia

he…he…bukan mau curhat ya…, itu adalah sebuah judul artikel yang di tulis oleh “pak Cah” dalam salah satu blognya yang membuat pagi ini justru sayalah yang tersenyum.  Dalam hati saya berkata..ha..ha…ini topiknya ccok banget nih dengan keadaan dingin pagi ini di rumahku.

asli, muka yang cemberut pagi pagi yang di sodorkan oleh seorang suami adalah malapetaka yang paling dasyat yang dialami oleh seorang istri.bahkan bisa membuat satu harian penuh tanpa gairah untuk melakukan apapun. dan pagi ini ternyata Alloh telah menghiburku melalui tulisan pak cah yang…he…he…patut di baca kayaknya bukan hanya untuk suamiku tercinta tapi juga untuk para suami yang suka cemberut.

Bahkan Di Portal berita liputan6.com Senin 3 Desember 2012  memuat artikel yang menyatakan bahwa apabila lelaki ingin membuat perempuan patuh, tidak perlu repot-repot dengan merayunya. Cukup dengan senyuman singkat saja, perempuan bisa melakukan apa yang diminta oleh lelaki. Hal itu terkait dengan tiga penelitian dari para ilmuwan University of Granada di Spanyol, yang ingin mengetahui dampak senyuman lelaki kepada persepsi perempuan terhadap diri dan bahasa tubuhnya.

Penelitian itu menunjukkan,  perempuan akan sering mematuhinya jika lelaki sering tersenyum padanya. Pakar bahasa tubuh Patti Wood mengatakan, temuan itu mengganggu tetapi bisa jadi karena wanita lebih mengandalkan bahasa tubuh dibanding laki-laki dalam membuat keputusan. “Bahkan jika ada disonansi antara apa yang telah dikatakan dan apa yang dilakukan tubuhnya, wanita akan melihat ke tubuh. Jika mereka melihat senyum, maka interaksi terlihat lebih ramah”.

Saran Wood kepada perempuan yang tidak ingin dimanipulasi senyuman seorang lelaki, terutama ketika berada di tempat kerja, adalah mengetahui apa yang perempuan inginkan sebelum bertemu laki-laki. Dia mengatakan, hal ini akan meningkatkan bahasa tubuh perempuan serta mengurangi jumlah saraf tics yang mengungkapkan kekhawatiran.

Salah satu poin penting dari studi ini adalah pengaruh senyum lelaki (baca : suami) terhadap sikap perempuan (baca : isteri).

dan point Nasihat dari pak Cahyadi adalah :Tersenyumlah Wahai Para Suami!

Pengalaman Ustad Cahyadi Takariawan, dalam mengelola “Jogja Family Center,”, bahwa ada seorang istri yang mengeluhkan bahwa semalaman ia tidak bisa tidur hanya karena melihat suaminya pulang malam dan berwajah cemberut. Dengan wajah yang dingin dan cemberut, suaminya tidak mengucapkan salam ketika masuk rumah, dan tidak menjawab pertanyaannya.   Sang Isteri merasa sakit hati dan serba salah, yang membuatnya merasa gelisah. Segala macam persoalan menjadi berkecamuk dan Dampaknya semalam penuh tidak bisa tidur.

inilah yang terjadi pada para istri jika sang suami cemberut dan tidak tersenyum,  Apa sulitnya untuk tersenyum kepada isteri? Sebagian ahli kesehatan menyatakan, dibutuhkan 43 otot untuk cemberut dan hanya 17 otot untuk tersenyum. Sebagian ahli lainnya menyebutkan dibutuhkan 62 otot untuk cemberut dan hanya 26 otot untuk tersenyum. Lebih sedikit otot untuk tersenyum, artinya jauh lebih mudah tersenyum daripada cemberut. Energi tersenyum lebih sedikit daripada energi untuk cemberut.

Seorang psikolog di Universitas Michigan, Prof. James V. McConnell mengatakan, “Orang yang tersenyum cenderung mampu mengatasi, mengajar, dan menjual dengan lebih efektif, serta mampu membesarkan anak-anak yang lebih bahagia. Ada jauh lebih banyak informasi tentang senyuman daripada sebuah kerut di kening. Karena senyum itulah yang mendorong semangat, sehingga menjadi alat pengajar yang jauh lebih efektif daripada hukuman.”

Senyuman suami memberikan banyak informasi tentang kegembiraan, kepercayaan, kehangatan, kelembutan, kasih sayang, cinta, motivasi dan juga harapan. Isteri menangkap senyum yang mengembang dari wajah suaminya dengan kebahagiaan, sedangkan wajah cemberut akan mendatangkan siksaan. Betapa damai hati isteri, dan menghadirkan kebahagiaan yang sejati, jika suami selalu memberikan senyum tulus untuk sang isteri. Sebaliknya, betapa menderita perasaan isteri, jika suami selalu berwajah masam dan cemberut.

Senyuman bisa mendatangkan kebahagiaan. Jika suami tersenyum tulus untuk isteri, maka perasaan bahagia akan bersemayam dalam jiwanya. Dengan hati bahagia, isteri akan bersedia melakukan banyak hal untuk suaminya. Kepatuhan dan ketaatan yang tulus, bukan karena paksaan atau ketakutan. Bukan pula karena doktrin keagamaan tentang ketaatan. Namun lebih karena hasrat untuk memberikan yang terbaik bagi suami, karena suami telah berlaku baik terhadap dirinya. Senyuman yang tulus adalah kebaikan tak ternilai harganya.

Tersenyum Itu Sehat

Para ilmuwan menemukan bahwa tersenyum bisa membantu menurunkan kadar stres dan meningkatkan kesehatan jantung kita. Sebuah riset di University of Kansas meneliti potensi rsenyum dengan melihat berbagai jenis senyum dan kepedulian terhadap senyuman. Hal itu bisa mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mengatasi stres yang dihadapinya. “Peribahasa lama mengatakan, ”tahanlah rasa sakit tanpa mengeluh”, telah menunjukkan bahwa tersenyum tidak hanya penting untuk indikator kebahagiaan nonverbal, tetapi juga menjanjikan obat bagi semua jenis masalah yang membuat stres,” kata ketua penulis, Tara Kraft, seperti dikutip Daily Mail.

“Kami meneliti apakah peribahasa ini mempunyai efek ilmiah, yakni apakah tersenyum benar-benar memiliki hubungan dengan kesehatan.” Hasil penelitian menunjukkan bahwa tersenyum memang berpengaruh pada pernyataan fisik kita.

Secara umum, senyum dibagi menjadi dua kategori, senyum standar, yang menggunakan otot-otot di sekitar mulut, dan senyum asli atau senyum Duchenne, yang melibatkan otot-otot di sekitar mulut dan mata. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa emosi positif bisa membantu selama masa stres dan bahwa tersenyum bisa mempengaruhinya. Namun hasil penelitian dari Kraft dan Pressman ini adalah yang pertama kalinya meneliti jenis senyum seseorang guna mengetahui dampak senyum pada kadar stres.

Jadi, jika ingin sehat, selalu tersenyumlah pada dunia. Terlebih pada isteri anda. Senyum membuat para suami terjauh dari stres, dan membuat isteri bahagia. Jika isteri anda bahagia, pasti akan semakin sayang kepada anda. Tentu saja hal ini berlaku pula bagi isteri, selalu berikan senyum tulus dan paling indah untuk suami. Maka suami akan bahagia dan semakin sayang kepada anda.

Subhanalloh…kayaknya indah banget yah kalo rumah selalu penuh dengan senyuman. spesial buat ayah dari anak anakku, ku tunggu senyumanmu hari ini  dan hari hari selanjutnya…Lov u dear…

to ;Ustad Cahyadi:”matur nuwun, notenya menginspirasi sekali”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s