SERIAL BAGAIMANA PARA NABI DAN ULAMA MENDIDIK ANAKNYA #1

LUQMAN AL HAKIM

ketika berbicara tentang pendidikan maka sosok yang tak bisa di lepaskan adalah : sosok LUKMAN AL HAKIM siapa yang tidak kenal dengan Luqmanul hakim?

seorang laki laki biasa, bukan nabi tetapi kebijaksanaannya melampai masa, kita bisa mengambil banyak sekali ibroh (teladan) untuk kehidupan kita, bahkan menurut Munabbih bin wahab, kitab hikmah tentang luqmanul hakim ini ada 10 ribu bab.

hem…saya justru penasaran, siapa sih lukman al hakim ini?sampai kitab hikmahnya saja ada sepuluh ribu lebih, pantaslah jika Alloh swt mengabadikannya menjadi nama surat di dalam al quran meski ia bukan nabi.

banyak sekali riwayat yang menyebutkan asal muasal Lukma al hakim ini tetapi Luqmanul Hakim menurut riwayat yang lebih kuat, memang bukan seorang nabi, Bahkan dalam banyak riwayat shahih dikatakan, ia seorang budak belian,yang pekerjaannya adalah mencari kayu bakar dan menggembala kambing, berkulit hitam, berparas pas-pasan, hidung pesek, kulit hitam legam.

Dalam Tarikh nya, Ibnu Ishak menuturkan, bahwa Luqman bernama Luqman bin Bau’raa bin Nahur bin Tareh, dan Tareh bin Nahur merupakan nama dari Azar, ayah Nabi Ibrahim as.
Wahab bin Munabbih mengatakan bahwa Luqman adalah putra dari saudari kandung Nabi Ayyub as.

Muqatil menuturkan, Luqman adalah putra dari bibinya Nabi Ayyub as.Imam Zamakhsyari menguatkan dengan mengatakan: Dia adalah Luqman bin Bau’raa putra saudari perempuan Nabi Ayyub atau putra bibinya.
Riwayat lain mengatakan, Luqman adalah cicit Azar, ayahnya Nabi Ibrahim as. Luqman hidup selama 1000 tahun, ia sezaman bahkan gurunya Nabi Daud. Sebelum Nabi Daud diangkat menjadi Nabi, Luqman sudah menjadi mufti saat itu, tempat konsultasi dan bertanya Nabi Daud as.

Sebuah kisah yang menurut saya sangat cocok untuk kondisi kita saat ini, ketika komentator komentator baik yang profesional maupun yang amatiran seperti menjadi terlalu “lebay” kenapa saya sebut lebay..banyak orang yang tak berpengetahuan cukup berkomentar seenaknya..

kita simak kisahya yuk!!!

Suatu hari majikannya berkata: “Wahai Luqman sembelih kambing ini lalu keluarkan dua dagingnya yang paling enak. Luqman lalu menyembelih dan mengeluarkan lidah dengan hati.
Keesokan harinya, majikannya kembali berkata: “Luqman, sembelih domba ini, dan keluarkan dua daging yang paling tidak enak”. Luqman kembali mengeluarkan lidah dengan hati.
Majikannya lalu bertanya, wahai Luqman, saya meminta kamu mengeluarkan daging yang paling enak dan paling tidak enak, kamu mengeluarkan yang sama, lidah dengan hati. Kenapa demikian?
Luqman menjawab: “Tidak ada yang seenak keduanya, apabila dipakai dengan sebaik mungkin, dan tidak ada yang sejelek dari keduanya, manakala dipakai tidak pada tempatnya”.

SubhanAllah sungguh bijak sekali Luqman ini, pantaslah jika Allah memberikan nama Luqmanul Hakim (Luqman yang sangat bijak).  Beliau mengajarkan kepada kita untuk menjaga lisan dan hati kita.keduanya bisa berpotensi baik dan bisa berpotensi buruk.

Semua tingkah lakunya adalah hikmah

pengajaran yang ia berikan sangat sederhana, tetapi dia memberikan nasihatnya di waktu dan tempat yang tepat.  sesuatu yang sangat jarang dimiliki oleh orang orang dewasa ini,  ia mendahulukan amal dan akalnya di banding Lisannya.

hari ini keadaan yang terjadi adalah sebaliknya, orang orang berlomba lomba mendahulukan lisannya di banding dengan akal dan hatinya.

wallohu alam bi showab, semoga kita termasuk orang yang bisa mengambil hikmah dari semua kejadian yang menimpa kita.aamiin

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s