“Be a Super Mother”

https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSSHCkkwJyO6BJfT4g0pq1g_tGA-vSt4Ba2ZtC8cNHb5grwVifOYg

Secara genetika, struktur yang ada di dalam tubuh wanita memang sudah di siapkan oleh Alloh swt, untuk menjalanankan fungsi utamanya sebagai Umahat (yg mengandung/menanggung), artinya memang wanita itu di siapkan untuk bisa menaggung beban yang lebih berat ..jangan di sesali, kaena ini adalah anugerah.

he..he..coba saja kita lihat dr cara kerja otak wanita yang cenderung bisa fokus pada berbagai bidang pekerjaan dalam satu waktu.yang tentu saja susah untuk dilakukan oleh para lelaki.

ingat kisah bajai bajury, ketika si oneng dengan ke “oonannya” memperlihatkan kepada kita secara ekstreem, seorang wanita yang lagi masak, sambil menginjak injak pakaian yang sedang di cucinya di depan kompor, he..he..kita tentu saja tak se oon oneng, tapi…tak usah jauh jauhlah,kita amati saja kerja kita pagi ini, seperti sekarang saja, saya sambil nulis, sambil sesekali melihat kematangan kue yang sedang saya bikin, sambil sesekali komentar dengan gambar si kecil tsaqila anak bungsuku,dan  sesekali juga sambil memeriksa bbm barangkali juga ada orderan bisnisku.

Kehebatan peran ibu inilah sebenarnya yang jarang di kupas, kalopun di kupas sekarang bukan pada kehebatannya tetapi pada kesengsaraannya, yah…sebagain dari kaum wanita memandang bahwa menjadi professi seorang ibu Rumah tangga adalah bukan sebuah peran yang bergengsi.terbukti jika ada seorang wanita yang di tanya, ibu professinya apa?maka wanita tsb, biasanya dengan mimik yang yang agak malu menjawab dengan suara pelan pula “ehmm…saya adalah ibu rmah tangga”

berbeda jika wanita tersebut mempunyai proffesi kantoran, maka ia dengan dagu agak sedikit di angkat dan suara yg lebih percaya diri ia akan menjawab “saya adalah seorang ….”

Sejarah telah mencatat,bahwa justru peran ibulah yang sangat strategic sekali untuk bisa menghasilkan orang orang di sekitarnya yang berpresstasi sekaligus bahagia di dalam hidupnya.kenapa saya masukkan unsur bahagia di dalam hidupnya?yah…ternyata banyak sekali orang orang yang berprestasi di sekitar kita tetapi tidak bahagia di dalam hidupnya, yang ternyata setelah dianalisa mereka kurang mendapat sentuhsn kasih sayang ibunya😦.

target tulisan saya kali sebenarnya adalah ingin membentuk kembali kesadaran, buat para ibu, dan para wanita ,wahai para wanita, kembalilah kalian pada keluarga, he…he…meski seruannya tak terdengar, tapi saya yakin, gerakan super mother ini akan semakin membesar seprti bola salju..

saya tak hendak menyuruh para wanita untuk berhenti dari professinya sebagai para proffesional…tapi..ingatlah..tugas utama kita ada di rumah kita masing masing, sadarilah bahwa saat kita bekerja sebetulnya adalah saat kita berekreasi,dan saat kita di rumah adalah saat kita bekerja.

bisa di fahami kan?he..he…artinya ketika seorang wanita seharian bekerja di kantor, jadikan bahwa itu adalah sarana anda rekreasi, saatnya anda menabung hormon endofrin yang membuat anda bahagia sehingga ketika sampai rumah, pancaran kebahagiaan yang akan anda berikan pada keluarga anda di rumah.

Jadi ketika anda bekerja di luar rumah, satu yang harus anda dapatkan adalah kebahagiaan karena kebahagiaan anda adalah kebahagiaan keluarga anda. jika yang terjadi adalah sebaliknya? he..he…he…ketika anda bekerja yang di dapatkan justru perasaan stress karena pekerjaan anda..maka saya sarankan berhentilah..karena kebahagiaan yang utama bagi seorang ibu memang dalam  rumah tangganya.

hidup adalah pilhan, dan anda para ibu adalah aktor utamanya,anda bebas memilih.belajarlah kepada para wanita jepang, karena memilih bagi wanita Jepang adalah, profesionalisme. Peran ganda sebagai ibu, terutama ibu anak balita sekaligus wanita pekerja, dianggap sebagai chuto hanpa-peran tanggung, tidak populer di Jepang. Menjadi ibu manusia Jepang atau tidak sama sekali. Hak dan kewajiban masing-masing dilindungi oleh undang-undang. Sarana dan prasarana yang diberikan oleh pemerintah sama-sama besar dan mendukung kesuksesan masing-masing karir yang diemban.

So.. yang menjadi garis bawah saya disini juga adalah, ketika anda sudah sampai rumah, maka sesungguhnya itu adalah “time to work”nya kita…ingat…karena ketika kita para wanita bekerja itu adalah rekreasi, maka tak ada kata capek ketika sampai rumah…Karena rumah adalah tempat kerja kita sesungguhnya.am i wright?

he…he…lets do it, be happy  and be a super mother.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s